saat bahagia
Hati boleh berkata sepuasnya, berteriak sekencang-kencangnya, menangis hingga tak berair mata, menjerit hingga pekak telinga... tapi jika mulut tak tetap tak kuasa membuka, apa daya.... semuanya hanya angan yang mungkin tak akan bisa tewujud juga,
Tak lagi bisa membedakan kasih dan sayang, karena kau mampu meleburkan semua... entah dimana pendirianku, entah dimana amarahku, entah dimana ego ku, entah dimana tangis ku,,, semua sirna ketika kau ada di depanku, menatap mataku,,,,
Jauh didasar hatiku paling dalam aku sakit ketika kau sebut nama orang lain didepan ku.... tak kuasa aku melarang ataupun melawan,,, aku bukan siapa-siapa, dan mungkin tak berarti apa-apa untukmu...
Sekali lagi kusebut nama mu disetiap kata cinta dalam mimpi ku... dan itu untuk kesekian kalinya kau hadir mengisi indah dunia khayal ku... indah tapi itu sirna oleh kenyataan... dan kau tetap orang yang peduli padaku karna hal yang tak aku tahu, dan aku berharap lebih padamu,,,, ya, aku cinta...cinta pada senyummu, keegoisanmu, pengertianmu, kharisma yang terpancar pada setiap ucapan gerakmu, sikap mu yang cuek tapi peduli,,,,
Maafkan aku jika aku tak pantas untuk itu, tapi aku tak akan melawannya, aku juga tak mengharapkan kau membalasnya,,, cukup untuk membuat aku hidup dlam dunia khayal yang kuciptakan sendiri,,, sebuah cerita tentang putri keong yang jatuh cinta pada pangeran siput,,, cinta yang sangat indah,,, perwujudan mimpi semua orang tentang candelite dinner, kissing, romantic gife,,,, yaa,,,indah untuk didengar tapi butuh air mata untuk membayangkannya.... aku butuh keberanian untuk mengubah pangeran siput itu dengan wajahmu....
Tetap tatap mata ku seperti biasa, pedulikan aku dengan semua keegoisanmu, karna aku tak akan siap kehillagan itu.... meski aku harus membohongi semua orang bahkan bibirku sendiri untuk rasa itu, tapi aku nyaman dengan semua keadaan ini....
Aku akan tetap gemetaran setiap menunggu detik-detik pertemuan denganmu... meski itu hanya hal biasa yang mungkin langsung terhapus dari memori ingatanmu, tetapi terpatri dalam setiap mozaik hatiku yang secara sengaja memilih mu untuk mengisinya dengan tangis dan air mata karenamu, tapi aku menikmatinya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar